Belajar Menabung dari Ibu Sumarti


motivasi_menabung_1Kulo meniko kekaleh tiyang bodho, pengen anak-anak mangke saget sekolah Aliyah, menawi kulo kan mboten kesampean sekolah Aliyah, menyadari wong tuwo mboten enten ragat kangge sekolah”, ujar Ibu Sumarti. Karena keinginannya untuk bisa sekolah sampai Madrasah Aliyah tidak keturutan karena kendala biaya orang tua yang kurang mampu, mendorong Ibu Sumarti untuk gemar menabung. Niat menabung untuk pendidikan anak-anaknya agar bisa sekolah hingga jenjang perguruan tinggi. Agar juga tidak dipandang sebelah mata oleh orang lain kalau dia juga bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Ketika ditanya awal dari menabung karena rasa keinginan yang kuat, melihat orang-orang kaya keluar masuk bank, membayangkan dirinya demikian halnya bisa keluar masuk bank. Keinginan tersebut mendorong Ibu Sumarti untuk mulai menabung hingga sekarang. Baginya, menabung tidak harus banyak, sedikit asal rutin. Awal aktifitas menabung juga mendapatkan ujian, dicibir tetangga --buat biaya hidup saja kurang sok-sokan menabung, saat uang terkumpul orang tua sakit terpaksa harus diambil untuk membiayai berobat, hingga tabungan yang dikumpulkannya dari sedikit habis. Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya untuk tetap menabung, baginya menabung sudah menjadi rutinitas, akhirnya menjadi kebiasaan. Kebanyakan orang lebih suka berhutang dari pada menabung, namun bagi Ibu Sumarti memiliki definisi tersendiri mengenai hutang. “Menawi saget nggih mboten utang, mundut arthane piyambak, mangke enten ditabung maleh,” ujar Sumarti. Berhutang uangnya sendiri, demikian Ibu Sumarti mengartikan hutang bagi dirinya, mengambil uang miliknya di bank dan membayarkannya lagi sejumlah uang yang telah diambilnya. Kebiasaan menabung Ibu Sumarti dicontohkan pada anak-anaknya, juga mengajak anak-anak yang jajan ditempatnya untuk rajin menabung, tetangganya yang melihat kebiasaan Ibu Sumarti juga mengikuti jejaknya menjadi nasabah menabung di UJKS Mitra Usaha-STIENU Jepara. Dari hasil wawancara dengan Ibu Sumarti, memberikan suatu pelajaran tentang motivasi seseorang gemar menabung antara lain karena adanya niat yang kuat. Bersambung … (Catatan hasil wawancara #1, PDP “Motivasi Menabung Masyarakat di Kabupaten Jepara”, A. Khoirul Anam, S.E.,M.Si. dan Much. Imron, S.E., M.M.)

Admin Unisnu

Komentar