Ine Febriyanti Berbagi Ilmu Film Dengan Mahasiswa FEB


AKTRIS sekaligus sutra­dara Film Sha Ine Febriyanti berbagi ilmu tentang film dan teater di Gedung Fakultas Ilmu Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Nahdlatul Ula­ma (Unisnu) Jepara, ke­ma­rin. Ia banyak me­nga­pres­iasi semangat pelajar dan ma­hasiswa, khususnya di Jepara yang menekuni dunia seni pe­ran. Ine juga mengam­pe­nya­kan gerakan antikorupsi lewat filmnya. Ine bersama putri ketiganya, Amanina (5), da­tang ke kampus sekitar pukul 13.00. Ia memutar dua film yang ia sutradarai sen­diri, yaitu Kita versus Korupsi dan fim berjudul Tuhan pada Jam 10 Malam. Film pertama berdurasi 17 menit, sedangkan yang kedua 45 menit. Dua-duanya membuat seratusan pelajar, mahasiswa, juga para sineas muda di Jepara menyimak dengan seksama. Film Kita vs Korupsi yang ia buat pada 2012 berkisah soal gerakan antikorupsi. Pada 2012 film ini diputar di seluruh pelosok Tanah Air sebagai upaya pemberantasan korupsi di Indonesia yang merajalela. Sampai kini film ini masih terus diputar dan bisa disaksikan secara luas oleh seluruh masyarakat Indonesia. Media Kampanye Film ini juga dikerjasamakan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai media untuk kampanye antikorupsi. ''Korupsi sudah sangat akut, dan setiap dari kita mesti punya gerakan untuk menolah dan mencegahnya, dari hal-hal kecil sekali pun,'' kata Ine yang  lahir di Semarang, 18 Februari 1976 itu.  Film kedua berkisah soal ironi bobroknya moral, bahkan bisa dilakukan oleh orang yang awalnya memiliki integritas tinggi. ''Film ini berpesan tentang ego manusia yang bisa menguasai kapan saja sehingga batas-batas yang mestinya dihindari bisa dilakukan. Lagi-lagi, ini juga soal integritas,'' tandas dia. Hadir juga dalam dialog tersebut Wakil Rektor Unisnu Bidang Kemahasiswaan Musthofa Mukhtar. Ine Febriyanti yang mendapatkan banyak pertanyaan dan tanggapan dari peserta dialog, memotivasi generasi muda untuk menajamkan rasa empati dan tak apatis terhadap kondisi lingkungan. Soal pengembangan talenta di bidang film dan teater, ia banyak memberi contoh. Salah satunya adalah giat berlatih, tak henti mencari inspirasi dan terus kreatif. Sumber : Harian Suara Merdeka

Admin Unisnu

Komentar